Tips Sukses Memulai Usaha Lumpia

Tips Sukses Memulai Usaha Lumpia

Lumpia merupakan salah satu makanan ringan yang dapat di olah menjadi peluang bisnis menguntungkan. Ada beragam jenis lumpia, tetapi bahan dasarnya selalu sama yaitu sayuran dan daging yang di balut dengan kulit lumpia, lalu di goreng. Namun, masyarakat perlu lebih mengenal produk lumpia anda yang berbeda dari lumpia biasa.

Salah satu caranya adalah dengan olahan yang lebih unik ditambah slogan yang menarik, misalnya pemberian nama bisnis untuk mendongkrak efek “buzz marketing”. Jika anda tertantang jangan lewatkan keuntungan 2-3 juta perbulan nya dari penjualan lumpia kreasi. Berikut kami sajikan tips dan analisa usaha memulai usaha lumpia.

Tahap Memulai Bisnis

  • Mencari referensi resep lumpia yang berbeda dari yang biasa di jual.
  • Melakukan survei pasar untuk harga yang di tawarkan dan segmen pasar untuk konsumen lumpia.
  • Mencari lokasi untuk membuka kedai yang dekat dengan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan ataupun kampus.
  • Mencari bahan baku yang segar dan baik untuk di konsumsi.

Hambatan Bisnis

Hambatan yang bisa muncul dalam bisnis lumpia ini adalah :

  • Harga bahan baku naik.
  • Bahan baku tidak dapat langsung habis sekali pakai. Padahal, bahan yang tidak segar akan merubah cita rasa lumpia.
  • Persaingan bisnis yang ketat.

Strategi Bisnis

  • Iklankan produk anda pada blok pribadi dan situs jejaring sosial lainya.
  • Berikan pelayanan yang ramah dan bersahabat kepada konsumen.
  • Hadirkan produk lumpia dengan cita rasa khusus.
  • Penataan interior kedai yang nyaman dan menarik perhatian konsumen.

Tips Sukses

Pertahankan cita rasa dan resep yang dimiliki sebagai ciri khas bisnis anda.

ANALISIS BEP KEDAI LUMPIA

Investasi Awal (Ia)

1) Sewa tempat (kedai) Rp 8.000.000,00

2) Furnitur:

. Meja 2 bh Rp 800.000,00

. Kursi 8 bh Rp 400.000,00

3) Bahan/alat:

. Peralatan masak Rp 2.500.000,00

. Peralatan makan dan kotak tisu Rp 500.000,00

4) Biaya cadangan Rp 8.000.000,00

Total Investasi Awal (Ia) Rp 20.200.000,00

b. Biaya operasional (Bo)

1) Pembelian bahan baku

. Kulit lumpia Rp 500.000,00
. Daging sapi/ayam Rp 850.000,00
. Sayuran Rp 500.000,00
. Telur Rp 250.000,00
. Sosis/smoked beef Rp 250.000,00
. Keju Rp 250.000,00
. Bumbu dapur Rp 250.000,00
. Saos lumpia Rp 200.000,00
. Tisu Rp 50.000,00
. Plastik Rp 250.000,00
. Dus kotak Rp 500.000,00
. Bahan lain Rp 150.000,00

2) Gaji karyawan 2 orang Rp 2.000.000,00

3) Komunikasi Rp 250.000,00

4) Transportasi Rp 500.000,00

5) Listrik dan air Rp 500.000,00

6) Promosi:
. Brosur Rp 300.000,00
. Kartu nama Rp 150.000,00

7) Biaya penyusutan peralatan 3 th Rp 116.638,89

8) Biaya lain-lain Rp 250.000,00

Total Biaya Operasional (Bo) Rp 8.066.638,89

c.Analisis BEP (Break Even Point)

1) Omzet per bulan (O) 1.040 bh Rp 8.840.000,00

2) Total biaya operasional/bln (Bo) Rp 6.222.194,44

3) Laba/bln (Lb = O – Bo) Rp 2.617.805,56

BEP = Ia/Lb = 7,72 bulan

Asumsi:

  • Harga lumpia per buah @ Rp8.500,00 dan diasumsikan terjual 34-35 buah per hari sehingga dalam 1 bula (30 hari) menjadi 1.040 buah.
  • Masa manfaat aset peralatan (furnitur dan peralatan masak) adalah 3 tahun (36 bulan), beban penyusutan perbulan jika nilai residu Rp 1.000,00 adalah sebesar ( Rp 4.200.000,00 – Rp1.000,00)/36 bulan = Rp166.638,89 per bulan.

Asumsi pendapatan per bulanya:
Bulan 1:600 Bulan 2:740 Bulan 3:900 Bulan 4:1200 Bulan 5:1300 Bulan 6:1500 Total 6.240
Rata-rata per bulan= total asumsi/6 bulan = 6.240/6 = 1.040 buah.

Source http://usaha2016.com/ http://usaha2016.com/2017/03/tips-dan-analisa-sukses-memulai-usaha-lumpia.html
Comments
Loading...