10 Langkah Jitu Berwaralaba

10 Langkah Jitu Berwaralaba

Bisnis waralaba saat ini sudah menjamur di mana-mana. Berikut ada beberapa langkah jitu berwaralaba.

1. Jalankan Toko Sendiri

Untuk di awal, sebaiknya Pengusaha secara penuh terlibat untuk menjalankan bisnis ini, agar pengusaha tahu bagaimana pertama bisnis ini dijalankan dan berkembang, mulai dari pembukuan, penjualan dan lainnya.

2. Ambil Tanggung Jawab Pribadi Untuk Kinerja Toko

Sebaiknya pengusaha juga bertanggungjawab sendiri secara pribadi, karena jika melibatkan banyak orang, ketika bisnis berjalan dan tidak sesuai dengan yang diinginkan atau merugi, biasanya orang yang terlibat di dalamnya akan saling menyalahkan.

Hal itu justru membuat pengusaha semakin merugi dan biasanya jika toko rugi, maka orang yang tidak punya andil dan hanya bekerja karena diminta akan dengan mudah meninggalkan pekerjaannya, apalagi dalam hal keuangan. Pengusaha tidak bisa mengharapkan toko berkembang sendiri atau dijalankan oleh orang lain, karena toko merupakan tanggungjawab pengusaha.

3. Mendaftar Untuk Beberapa Pelatihan Keuangan

Pencurian ide bisnis merupakan salah satu contoh yang bisa terjadi, jika pengusaha tidak terus-menerus melacak bisnisnya. Beberapa waralaba memiliki sistem yang baik ketika membangun bisnisnya hingga sukses.

Oleh karena itu, pengusaha perlu melengkapinya dengan memiliki dasar keterampilan berbisnis. Misalnya, jika pengusaha tidak tahu dasar-dasar akuntansi, atau bagaimana membuat laporan keuangan; sistem pembayaran gaji, dan lainnya, maka sebaiknya perlu belajar terlebih dahulu. Jika tidak, pengusaha akan mengalami kesulitan. Terutama saat menghitung persentase keuntungan yang didapat dari bisnis tersebut.

4. Pelatihan Literasi Komputer

Selain harus paham dalam hal keuangan, pengusaha juga harus melek dengan teknologi komputer, apalagi saat ini zaman serba canggih dan semua dilakukan dengan internet. Pemasaran biasanya lebih efektif dilakukan lewat media sosial.

Agar bisnis tetap berkembang, ada baiknya karyawan yang bekerja dengan diberi pelatihan singkat tentang penggunaan internet dan media sosial dan sebaiknya ada orang yang khusus mengelola web untuk memasarkannya.

5. Layanan Pelanggan

Jika pengusaha tidak suka berhubungan dengan banyak orang, jangan bergerak di bisnis makanan. Kemampuan komunikasi sangat penting dalam industri ini. Karena akan selalu berhubungan dan melayani orang lain dalam hal ini pelanggan.

Kebanyakan konsumen senang jika dilayani dengan baik, bahkan harga dan bisnis serupa yang ada bisa menjadi nomor dua, karena orang lebih memilih membeli makanan di tempat yang pelayanan kepada pelanggannya baik.

6. Jangan membeli waralaba hanya untuk uang

Jika mendapatkan banyak uang merupakan motivasi utama dalam berbisnis waralaba, maka yakin pengusaha tidak akan bisa bertahan dan bergairah di industri ini.

7. Ambil kontrol

Jika ingin mendapatkan uang, maka harus bisa ambil kontrol di lokasi, misalnya dalam hal pembelian bahan, alat-alat dan semua yang berhubungan dengan bisnis.

Tanpa ini, kemungkinan besar bisnis yang dijalankan akan gagal, karena biasanya orang-orang akan mengambil keuntungan. Ingat, keberhasilan atau kegagalan toko, sebagian besar merupakan tanggung jawab pengusaha, karena hal itu bagian dari daya tarik kewirausahaan.

8. Selalu berpikir positif

Penting bagi pengusaha untuk memiliki sikap mental yang benar dan selalu berpikir positif untuk mencapai tujuan. Karena sikap yang ditunjukkan akan berpengaruh pada kinerja dan hubungan dengan para pekerja dan partner bisnis.

9. Jangan pernah berhenti memasarkan

Penjualan dan pemasaran juga merupakan tanggung jawab pengusaha, hal ini harus menjadi yang utama. Membuat rencana ke depan dan memasarkan produk secara terus menerus.

Membuat analisa dengan partner waralaba tentang apa yang disuka dan tidak disuka pelanggan, selain itu saling berbagi ide dengan para pelaku waralaba juga baik dilakukan. Selalu Ingat bahwa pemasaran dari mulut ke mulut merupakan hal yang membuat bisnis waralaba bisa sukses.

10. Ekspektasi keuangan

Bisnis waralaba yang berkembang biasanya akan mendapatkan royalti bagi yang ingin bergabung dan menjadi bagian dari bisnis. Memikirkan biaya yang dibutuhkan seperti untuk makanan, sewa tempat, gaji karyawan, dan lain-lain. Membuat perhitungan secara rinci, jangan sampai pengusaha malah merugi, jika hal ini bisa dijalankan, maka bersiaplah dengan keuntungan besar yang menanti.

Source 10 Langkah Jitu Berwaralaba 10 siasat berwaralaba
Comments
Loading...