Usaha Franchise Food Truck Bread In Black

Usaha Franchise Food Truck Bread In Black

Memiliki jabatan tinggi ternyata tidak menyurutkan keinginan Sephta Belly Saria untuk menjadi entrepreneur. Wanita yang kerap disapa Belly ini mengaku sudah lama tertarik dengan usaha kuliner khususnya aneka olahan roti.

Belly ingin membuka gerai atau konter, namun lantaran memerlukan biaya yang tidak sedikit akhirnya Belly memutuskan untuk menggunakan konsep food truck. Belly mengaku mendapatkan ide membuka usaha food truck dari sebuah film. Kebetulan saat itu masih sedikit pelaku usaha food truck di Indonesia, tentu akan menjadi gaya tarik tersendiri jika mengusung konsep food truck.

Tidak seperti kebanyakan pelaku usaha food truck yang menggunakan mobil-mobil besar, Belly lebih memilih untuk mnggunakan mobil box L300 seken sebagai tempat usahanya. Selain ukurannya yang lebih fleksibel, mobil box juga mudah perawatannya. Bentuknya yang kotak membuat mobil terasa luas serta memudahkan Belly untuk mendekor bagian interior menyesuaikan dengan peralatan memasak yang ingin dibawa.

Untuk mewujudkan desain food truck seperti yang diinginkan, Belly memodifikasi mobil box miliknya agar menjadi seperti food truck. Agar lebih menarik Belly menambahkan sticker branding bergambar aneka menu yang ada di Bread In Black. Belly mengaku harus merogoh koceknya sebesar Rp 150 juta dengan lama pengerjaan selama 2 minggu.

Bread In Black menawarkan aneka menu olahan roti hitam. Kebetulan salah seorang saudaranya ada yang memproduksi aneka roti hitam sehingga Belly tidak kesulitan untuk mencari supplier roti hitam. Bread In Black menawarkan aneka roti hitam seperti Black Sandwich, Black Burger, Black Pizza, dan Black Hotdog. Selain warnanya yang hitam, yang membedakan Bread In Black dari produk sejenis adalah bahan baku daging yang digunakan. Jika biasanya Burger dan Sandwich menggunakan daging cincang dengan tepung, maka Bread In Black menggunakan daging fillet pilihan sehingga lebih terasa tekstur dagingnya.

Sandwich ada 3 pilihan daging fillet yaitu Sapi Lada Hitam, Ayam Saus BBQ, dan Tuna Mayo. Bread In Black juga menggunakan keju yang diimpor langsung dari Australia yang telah terbukti kelezatannya. Selain aneka roti hitam, Bread In Black juga menawarkan aneka menu rice bowl seperti Nasi Sosis BBQ, Nasi Ayam BBQ, Nasi Sapi Lada Hitam.

Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, untuk Black Sandwich ditawarkan dengan harga Rp 45 ribu/porsi, Black Burger dan Black Pizza Rp 35-40 ribu/porsi, Rice Bowl Rp 35 ribu/porsi, dan Black Hotdog Rp 25-75 ribu/porsi. Belly mengaku mampu menjual rata-rata 50 porsi/hari dengan omset mencapai jutaan rupiah.

Jika umumya pelaku usaha food truck punya lokasi khusus untuk mangkal, tidak dengan Bread In Black. Belly mengaku masih mengandalkan pemasaran lewat event. Menurutnya dengan mengikuti event selain mendongkrak penjaulan juga sebagai branding agar brand Bread In Black lebih cepat dikenal masyarakat.

Banyaknya tawaran event yang datang tidak lepas dari peran serta Organisasi Food Truck Indonesia yang Belly ikuti. Lewat organisasi tersebut, Belly mendapatkan banyak info dan tawaran event yang bisa diikuti.

Belly tidak serta merta mengikuti berbagai tawaran event yang datang. Belly memiliki beberapa pertimbangan dalam memilih event yang akan diikuti mulai dari lokasi event, siapa EO yang menyelenggarakan, tema dari event tersebut, hingga fee yang harus dibayarkan.Ke depannya Belly berharap bisa menambah unit food truck dan membuka  kios tetap sehingga pelanggan bisa datang kapan saja.

Contoh Food Truck Bread In Black

Info Lebih Lanjut

Bread In Black
Tlp : 08159267356
Twitter dan IG : bibbreadinblack
Email : sephtabelly@yahoo.com

Source usaha food truck Bread In Black
Comments
Loading...