Waralaba Asing Tumbuh Pesat, Industri Minta Diproteksi

Waralaba Asing Tumbuh Pesat, Industri Minta Diproteksi

Pelaku industri waralaba menyesalkan regulasi pemerintah yang melonggarkan izin waralaba (franchise) asing yang membanjiri pasar Indonesia. Kini waralaba asing mencapai 152 atau naik 117 persen dibanding tahun lalu sebanyak 70 buah.

Sebagian besar waralaba asing itu tidak benar-benar menjalankan sistem waralaba. Untuk itu, WALI meminta agar pemerintah memberlakukan kewajiban franchise outlet, dimana sub outlet harus dimiliki pengusaha lokal di daerah. Bila tidak, company-owned outlet bisa mengarah ke praktek monopoli.

Saat ini jumlah franchisor di Indonesia mencapai 1.300-1.400. Setiap tahun potensi pertumbuhannya rata-rata mencapai 10-12 persen. Menurut data AFI, tahun lalu omset waralaba di Indonesia mencapai Rp 100 triliun dan menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja.

Hingga kini, anggota WALI mencapai 500. Berbeda dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), WALI juga membuka keanggotaan bagi pemegang lisensi dan UKM yang ingin mengembangkan usahanya menjadi waralaba.

Ketua Komite tetap waralaba & lisensi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Amir Karamoy, menambahkan krisis di Amerika Serikat (AS) dan Eropa ini memicu waralaba asing masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Apalagi Indonesia memiliki jumlah penduduk sekitar 240 juta, dimana 90 juta merupakan kelas ekonomi menengah yang merupakan konsumen utama bisnis waralaba. Ke depan, Indonesia kebanjiran waralaba asing dan berpotensi kehilangan produk lokalnya, seperti yang terjadi di Cina. Pasar Indonesia terlalu liberal, yang tidak mewajibkan kolaborasi waralaba asing dengan lokal atau pembuktian keberhasilan usaha selama 2-3 tahun.

Permendag No.31/2008 dan Peraturan Pemerintah (PP) 42/2007 tentang waralaba, menurut Amir, kurang disosialisikan sehingga banyak pelaku usaha waralaba tidak memahami dengan baik. Pemerintah daerah yang mengeluarkan izin waralaba lokal juga tidak mengerti, sehingga tidak nyambung dengan pemerintah pusat.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/bisnis/13572-waralaba-asing-tumbuh-pesat-industri-minta-diproteksi.html
Comments
Loading...