Waralaba Ayam Goreng Beromzet Puluhan Juta

Waralaba Ayam Goreng Beromzet Puluhan Juta

Dari puluhan outlet Pro Chicken, satu di antaranya dimiliki oleh Setio Marsudi. Di Jambi ia “menyumbang” 16 outlet yang tersebar hingga ke kabupaten. Membuka usaha franchise memang peluang berhasilnya lebih besar. Walaupun rumusnya tak selalu begitu. Namun dengan berbagai kemudahan dan keunggulan, waralaba memiliki nilai lebih tersebut.

Sebelumnya Setio memilih Pro Chicken, ia sudah memulai usaha lainnya. Hasilnya, kini usahanya tersebut lebih menjanjikan ketimbang usaha yang dilakoni sebelumnya. Ditemui di outletnya di Jalan Sumantri Brojonegoro, ia membeber usaha-usaha yang ia jalani sebelum membeli waralaba Pro Chicken.

Berlatar pendidikan terakhir SMK, Setio bilang sejak lama ia mengimpikan menjadi pengusaha. Sejak hijrah ke Jambi pada 2004, ia benar-benar memulai dari bawah. Mulai dengan berjualan bakso, jamu hingga usaha kebab.

Terakhir, ia berjualan ayam goreng tepung alias fried chicken dengan gerobak etalase di bilangan Sipin. Selain ayam goreng, ia juga menawarkan tahu tuna, kentang goring dan otak-otak. Selama delapan bulan berjualan, ia paham bahwa lidah orang Jambi menyukai apa yang ia jual tersebut.

Melihat prospeknya di Jambi akan ayam goreng itulah, akhirnya ia memberanikan diri meminjam uang di bank untuk dijadikan modal. Setio pun mulai mendirikan Pro Chicken pada 2011 di depan Jalan Sumantri Brojonegoro, depan Toko Buku Gramedia.

Di sini, tempat dan dan kondisinya sangat bagus. Prospeknya usaha itu terlihat dari ekspansi yang dilakukan Setio. Ia mulai menyebar outlet Pro Chicken lainnya. Tak kurang 16 outlet ia miliki hingga ke Kerinci. Di Kota Jambi di antaranya ada di Mayang, Beringin, Pasir Putih. Adapun di luar daerah antara lain  ada di Muara Bulian, Muara Sabak, Rimbo Bujang, Singkut. Kini, satu outlet Pro Chicken bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per bulan.

Source http://jambi.tribunnews.com/ http://jambi.tribunnews.com/2012/07/16/ayam-goreng-beromzet-puluhan-juta
Comments
Loading...