Waralaba Ayam Pakuan

Waralaba Ayam Pakuan

Ayam Pakuan adalah salah satu usaha kemitraan dari Bogor, Jawa Barat, yang menawarkan menu utama ayam bakar dan ayam goreng. Awalnya, Kusnadi Ihwani, pemilik usaha ini, bekerja sebagai konsultan di bidang jasa sejak tahun 1995 sampai 2002.

Pria asal Sragen ini sering menangani klien, antara lain Bappenas, Freeport, Kementerian Dalam negeri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Meskipun memperoleh penghasilan rutin cukup lumayan, jiwa dagang Kusnadi tetap bergolak.

Ia lantas memutuskan banting setir menjadi wirausaha. Pada 2006, ia memulai kariernya sebagai pengusaha makanan dengan membuka restoran ayam bakar Ayam Pakuan pada April 2011 sudah memiliki 18 mitra. Tahun ini, Ayam Pakuan sudah membubarkan usahanya. Usaha ini bubar terutama karena masalah internal. Ada perbedaan visi dan misi antara staf. Lantaran tak ada titik temu, keputusan terakhir adalah usaha dibubarkan. Semua bekas mitra kini tidak lagi memakai nama usaha Ayam Pakuan.

Ayam Pakuan menawarkan satu paket kemitraan, yakni paket mini restoran dengan biaya investasi sebesar Rp 40 juta. Dari biaya investasi itu, mitra mendapatkan hak penggunaan nama selama tiga tahun dan pelatihan.

Mitra Ayam Pakuan bisa memeroleh omzet dengan kisaran Rp 2,5 juta sampai Rp 6 juta per hari. Dengan perolehan omzet sebesar itu, mitra bisa mengembalikan modal awal dalam jangka waktu tiga bulan. Di luar investasi di awal usaha, mitra juga harus membayar biaya royalti sebesar 3% dari total omzet tiap bulan. Paket mini resto ini memberi kriteria ukuran luas ruangan yang bisa menampung 25 pengunjung atau minimal berukuran 4 meter x 10 meter.

Banderol harga sajian Ayam Pakuan ini dulunya dipatok mulai Rp 11.000 sampai Rp 14.000 per porsi. Sebenarnya, dari sisi kualitas produksi, Ayam Pakuan tidak kalah bagus. Pemilihan bahan baku ayam yang higienis menjadi keunggulan Ayam Pakuan.

Kusnadi menerapkan spesifikasi khusus untuk bahan baku ayam potong yang digunakan, seperti kondisi dan berat ayam. Mitra memang tak mendapat pasokan ayam segar dari pusat. Mereka harus berbelanja sendiri, sesuai kriteria yang ditetapkan Kusnadi. Mitra harus membeli bumbu dari pusat untuk menjaga cita rasa ayam bakar.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Website : http://ayampakuan.net/

Source Waralaba Ayam Pakuan Ayam Pakuan
Comments
Loading...