Waralaba Bakmi Langgara

Waralaba Bakmi Langgara

Makanan yang berbahan baku tepung ini, dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai makanan pokok pengganti nasi. Lihat saja, di sepanjang jalan banyak bertebaran usaha mi. Mulai dari usaha skala besar berupa restoran, hingga skala kecil yang berjualan menggunakan gerobak.

Dengan tambahan bakso dan pangsit, bakmi menjadi menu alternatif untuk selingan makan nasi. Banyak pemodal yang tertarik untuk menekuni usaha bakmi. Tawaran waralaba dan kemitraan bakmi sebagai salah satu pengembangan usaha yang paling mudah juga makin semarak.

Para pemodal itu harus melihat dengan jeli tentang pasar. Semakin banyak pemain, persaingan juga kian ketat. Belum lagi, kini, bakmi harus bersaing dengan makanan lainnya seperti nasi goreng, steik, dan sushi. Bahkan, sebagian pengusaha berujar, tren bakmi sudah lewat.

Bakmi Langgara yang juga terkenal dengan nama Bakmi Tebet, didirikan Wahyu Saidi pada 2001. Namun, Wahyu baru menawarkan kemitraan pada 2003. Kini usaha bakmi juga tak secemerlang tahun-tahun sebelumnya.

Ketika booming, jumlah gerai Bakmi Langgara ini pernah mencapai 130 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, belakangan, bisnis bakmi mulai meredup. Setelah 2006, banyak gerai yang tutup karena tak mampu untuk bersaing. Selain itu, omzet di beberapa gerai juga kedodoran.

Jumlah gerai Bakmi Langgara tinggal tersisa 30 buah. Saat ini, meski ada mitra baru, jumlah gerai pun belum berubah karena ada juga mitra yang menutup gerainya. Sengitnya persaingan di ibu kota pun memaksa Wahyu fokus mengembangkan jaringannya di kota-kota besar selain Jakarta.

Strategi ini lumayan berhasil, karena Bakmi Langgara masih diterima konsumen di wilayah seperti Tangerang, Bekasi, dan Depok. Wahyu tak mengubah paket investasi Bakmi Langgara ini, yakni tetap Rp 60 juta dengan perkiraan balik modal antara sembilan bulan hingga 18 bulan.

Ketika laris-larisnya, omzet satu gerainya bisa mencapai Rp 10 juta per hari. Saat ini, rata-rata omzet tiap gerai bakmi hanya berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta saban hari. Persaingan yang kian sengit membuat usaha bakmi miliknya tidak secerah dulu. Permintaan pasar bakmi akan membaik di masa mendatang, asal bisa membidik pasar yang tepat dan melakukan berbagai variasi.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

AlamatDepok Town Square, Jl. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya, Pancoran MAS, Kota Depok, Jawa Barat 16435

Telepon(0251) 302706

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/nikmatnya-bisnis-bakmi-tidak-selezat-dulu
Comments
Loading...