Waralaba Big Burger

Waralaba Big Burger

Burger telah menjadi salah satu menu populer di Indonesia. Makanan asal Negeri Paman Sam ini makin lekat dengan lidah masyarakat dengan sentuhan berbagai modifikasi rasa. Tidak heran bila banyak pelaku usaha menjajal peruntungan di bisnis makanan ini. Banyak juga yang membuka tawaran kemitraan untuk mengembangkan pasar. Sebagian sukses dan sebagian  lainnya tenggelam.

Usaha Big Burger asal Semarang ini pada Februari 2013. Saat itu, Big Burger telah memiliki 254 gerai. Jumlah tersebut naik dari jumlah gerai pada dua tahun sebelumnya yang masih sebanyak 200 gerai. Jumlah outlet secara keseluruhan saat ini bertambah menjadi sekitar 260-an gerai. Ada penambahan, namun memang tidak banyak.

Sesuai dengan namanya, Big Burger menawarkan berbagai varian burger sebagai andalan. Total ada enam rasa burger dan tiga hot dog yang ditawarkan. Crispy Onion Ring Burger dan Sunny Beef Burger merupakan beberapa varian andalan Big Burger. Harga jual masih tetap yaitu antara Rp 7.000 hingga Rp Rp 12.000 per porsi untuk penjualan di wilayah Jawa Tengah.

Jika tertarik dengan bisnis ini, cukup mengeluarkan biaya investasi Rp 42 juta untuk paket mini kafe dan senilai Rp 59 juta untuk paket kafe di luar Jawa Tengah. Untuk paket mini kafe, mitra akan mendapat gerai mini ukuran 2 meter (m) x 2,5 m tanpa atap dengan bahan utama stainless steel. Mitra juga akan mendapat meja persiapan, dua buah meja tamu dengan delapan kursi dan neonbox. Jika ingin menambah atap, mitra harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp 4 juta.

Untuk paket kedua senilai Rp 59 juta untuk di Luar Jawa Tengah atau sebesar Rp 57 juta untuk di Jawa Tengah, mitra nantinya mendapatkan gerai berbahan stainless steel ukuran 6 m x 3 m. Selain itu mitra juga akan mendapatkan meja persiapan makanan, empat buah meja tamu dan 16 kursi, serta neon box.

Dari kedua paket tersebut, mitra usaha ini juga akan mendapatkan peralatan standar dan peralatan masak lengkap. Di antaranya, mitra mendapat tiga buah seragam sebuah kompor dua tungku dan sebuah meja lipat. Berdasarkan perhitungan manajemen Big Burger pusat, dengan penjualan minimum 40 burger per hari maka mitra sudah bisa meraup keuntungan. Laba kotor dari penjualan sebanyak itu diperkirakan Rp 4,5 juta per bulan.

Pengeluaran per bulan berupa gaji karyawan dan biaya operasional lainnya sebesar Rp 2,6 juta. Dengan demikian laba bersih per bulan sekitar Rp 1,9 juta. Jika mitra mengambil paket mini kafe, berarti balik modal sekitar 22 bulan.

Menurut Erwin, kendala pebisnis makanan terutama burger ini masih sama, yaitu harga daging yang cenderung naik. Musim penjualan burger juga menghadapi masa pasang surut yang sulit diperkirakan sebelumnya. Untuk mengatasi sepinya penjualan, Erwin memberikan promo paket murah. Harapannya, tentu promo tersebut bakal menarik pelanggan.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

085713318864

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ http://peluangusaha.kontan.co.id/news/naik-turun-kemitraan-usaha-burger https://fjb.kaskus.co.id/product/5461061260e24bf0778b4574/dijual-frenchise-waralaba-big-burger-untuk-wilayah-semarang-sekitarnya/
Comments
Loading...