Waralaba Burger Setan

Waralaba Burger Setan

Burger Setan didirikan oleh Syaiful Muslimin pada tahun 2010. Pada tahun yang sama, Syaiful mulai menawarkan paket kemitraan untuk mengembangkan usahanya. Konsep usaha Burger Setan menggunakan booth alias gerobak.

Pada tahun 2012, Burger Setan baru memiliki 26 gerai di Jakarta, Surabaya, dan Sidoarjo, Jawa Timur dengan lima gerai milik pusat. Pada tahun 2015, Burger Setan telah memiliki 94 gerai di seluruh Indonesia, kecuali Papua. Dari 94 gerai tersebut, 17 di antaranya milik kantor pusat. Saat ini, mitra Burger Setan paling banyak tersebar di Jawa Timur.

Selain burger, Syaiful menyediakan produk baru, yakni ayam tanpa tulang yang digoreng crispy, cumi goreng crispy, dan jamur goreng crispy. Ketiga menu itu diberi merek Ayam Knalpot karena disajikan dengan bumbu pedas. Banyak konsumen ingin menu daging ayam.

Syaiful mengubah harga seiring naiknya harga bahan baku,  dari seharga Rp 7.500-Rp 15.000, kini dibanderol Rp 10.000-Rp 18.000 per porsi. Sementara nilai paket investasi kemitraan tetap sama, yakni Rp 15 juta. Dengan modal segitu, mitra akan mendapatkan booth, peralatan, pelatihan karyawan, dan bahan baku awal sebanyak 50 porsi.

Tantangan bisnis burger adalah melakukan inovasi varian produknya. Ini penting untuk menyesuaikan selera konsumen. Jika produk yang dijual sudah cocok dengan lidah konsumen, maka akan tercipta pangsa pasar. Pelayanan ke konsumen juga ditingkatkan misalnya, menyediakan sistem delivery. Tempat penjualan juga ditambah ke kantin-kantin sekolah dan menyediakan jasa katering.

Syaiful menargetkan, pada akhir tahun ini bisa menjaring 150 mitra baru. Ke depannya, Syaiful ingin mengembangkan konsep mini resto yang menyediakan menu Burger Setan dan Ayam Knalpot. Rencananya, brand mini resto ini diberi nama Kampung Setan.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Source Waralaba Burger Setan Burger Setan
Comments
Loading...