Waralaba Cendol Desa

Waralaba Cendol Desa

Minuman cendol mulai dari ujung barat hingga timur Pulau Jawa, minuman ini menjadi ciri khas dengan cita rasanya masing-masing. Sebut saja cendol alias dawet Banjarnegara, Ponorogo, hingga cendol Bandung. Minuman ini dikemas lebih eksklusif dan dibungkus menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan. Tak lagi hanya dijual oleh pedagang keliling.

Namanya boleh saja “Cendol Desa”. Kemasan gerobaknya, sudah “Ngota”. Dengan warna dominan merah, usah franchise atau waralaba yang dirintis Tatang Kusdiana ini lumayan ramai disinggahi pengunjung. Untuk menjadi franchisee alias mitra, cukup menyediakan modal Rp 3,9 juta hingga Rp5,9 juta.

Tatang mengisahkan, bisnis ini sudah dirintisnya selama tiga tahun terakhir. Mengapa cendol? Awalnya, Tatang berpikir bahwa tuntutan hidup semakin berat. Daripada hanya mengeluh, mending berpikir bagaimana merintis bisnis yang bisa menghasilkan sekalian memanfaatkan waktu yang masih ada, di samping waktu bekerja.

Alasan memilih cendol, sederhana saja. Bagi Tatang yang berasal dari Jawa Barat, minuman tradisional ini dipandangnya sebagai minuman yang sudah “mendarah daging” bagi masyarakat Indonesia. Maka, ia berpikir, mengembangkan bisnisnya tak akan terlampau susah.

Potensi bisnis cendol, aman-aman saja. Orang sepertinya enggak pernah bosen minum cendol. Selain itu, untuk modal juga enggak terlalu mahal, jadi bisa mengajak banyak orang untuk berbisnis. Belajar mengolah cendol dari para pedagang jalanan, Tatang kemudian browsing hingga ke dunia maya demi menghasilkan cendol yang bercita rasa luar biasa. Kebetulan, istrinya juga bisa membuat cendol.

Pembagian royalti, Tatang tak mewajibkan mitranya untuk berbagi keuntungan per bulan. Para mitra hanya diwajibkan untuk mengambil produk dari franchisor untuk keseragaman rasa. Keuntungan laba seluruhnya milik mitra.

Kontrak franchise berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang ketika kontrak habis. Saat ini, sudah terdapat 10 outlet “Cendol Desa” yang tersebar di kawasan Jakarta dan Bekasi. Bisnis ini, kini dijalankannya bersama sang istri dan lima orang karyawannya.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Source http://inspirasi-bisnisdankarir.blogspot.co.id/ http://inspirasi-bisnisdankarir.blogspot.co.id/2010/02/jangan-salah-waralaba-cendol-justru.html
Comments
Loading...