Waralaba A Cup of Java

Waralaba A Cup of Java

Setelah sukses mengelola A Cup of Java selama dua tahun terakhir, PT Sarinah membuka peluang kemitraan gerai kopi dengan target balik modal sekitar satu tahun. Dengan investasi awal Rp 40 juta, mitra sudah mendapat booth, perlengkapan, dan bahan baku awal. Sarinah menargetkan tambahan 20 gerai hingga Februari 2011 nanti memalui kemitraan.

Penawaran kemitraan gerai kopi yang menyasar bermacam pasar tak pernah sepi. Kali ini, penawaran datang PT Sarinah (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengusung waralaba A Cup of Java. Gerai kopi tersebut menawarkan paket booth dengan produk yang khusus untuk dibawa atawa bukan diminum di tempat. A Cup of Java sudah membuka gerai dalam bentuk booth ini sejak dua tahun lalu.

Sarinah sudah membuka gerai kopi sejak 1970 silam. Namun, gerai kopi yang sudah berumur 30 tahun ini berupa kafe, yang memungkinkan konsumen menikmati kopi di tempat. Selain memiliki gerai di gedung Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, perusahaan plat merah ini juga menjual kopi bubuk kemasan. Untuk memperluas pasar, pada 2008 lalu, Sarinah membuka booth kopi di beberapa tempat.

Booth kopi A Cup of Java, Rosani mengatakan, bukan sembarang booth. Selain bentuknya yang terkesan eksklusif, bahan baku kopinya juga berasal dari kopi yang berkualitas. A Cup of Java menawarkan sembilan varian rasa, mulai dari kopi hitam hingga mochacino dan latte. Harga segelas kopi di booth tersebut berkisar antara Rp 7.500 hingga Rp 15.000.

Saatini, Sarinah sudah memiliki lima gerai A Cup of Java. Empat gerai di Jakarta dan satu di Batam. Selama ini, penjualan A Cup of Java di masing-masing gerai bisa mencapai lebih dari Rp 10 juta per bulan. Kesuksesan gerai-gerai A Cup of Java membuat Sarinah menawarkan kemitraan bagi investor.

Apalagi, banyak calon investor yang menyatakan minat, sekalipun Sarinah belum membuka peluang waralaba. Baru tahun ini, Sarinah menawarkan kemitraan. Hingga Februari 2011, jumlah gerai A Cup of Java mencapai 15 hingga 20 outlet.

Sejak membuka penawaran kemitraan A Cup of Java, banyak calon mitra yang berdatangan. Beberapa di antaranya dari luar Jabodetabek. Tapi, A Cup of Java ingin mengembangkan gerai kopi ini pelan-pelan. Untuk membuka booth A Cup of Java, mitra perlu menanam modal sebesar Rp 40 juta.

Investasi awal ini sudah termasuk biaya kemitraan sebesar Rp 5 juta untuk lima tahun. Mitra juga akan mendapat mesin kopi, booth, dan peralatan, seperti kursi, boks es batu, tempat sampah, kanebo, ember, gelas ukur, blender, serta toples plastik. Termasuk memperoleh seragam dan celemek untuk karyawan, barang cetakan, dan banner.

Nilai investasi awal itu juga sudah termasuk bahan baku awal berupa Kopi Sarinah, Cokelat, Krimer, Frappe Green Tea, Frappe Mango, dan Frappe Strawberry. Mitra juga akan mendapatkan buku manual, pelatihan karyawan, dan survei tempat. A Cup of Java akan mencoba membantu calon mitra untuk mendapatkan tempat yang pas untuk gerainya.

Beberapa tempat yang saat ini sedang dalam proses izin antara lain, gedung RRI dan Indosat, rumahsakit, serta beberapa tempat pelayanan umum. Saat ini, Sarinah masih membatasi jangkauan kemitraan di wilayah Jabodetabek. Tidak menutup kemungkinan, nanti kami menawarkan di kota-kota lain.

Meski selama ini gerai A Cup of Java mencetak penjualan lebih dari Rp 10 juta per bulan, Rosani memperkirakan penghasilan mitra sekitar Rp 7,5 juta. Karena tidak semua tempat penjualannya bisa sama. Dengan angka penjualan itu, mitra akan bisa balik modal dalam waktu sekitar satu tahun.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Franchise Dept. PT Sarinah

Jl. M.H. Thamrin No. 11, Jakarta Pusat 10350

021-31923008 ext. 352

Source Waralaba A Cup of Java A Cup of Java
Comments
Loading...