Waralaba D’Time Bakso Bakar

Waralaba D’Time Bakso Bakar

Kudapan olahan daging bulat atau bakso sudah sangat populer di lidah masyarakat Indonesia. Selain disantap dengan kuah gurih dan mi, bakso juga kini banyak disajikan dengan cara dibakar dan ditusuk dengan lidi seperti sate.

Salah satu pelaku usaha kuliner yang menjajakan camilan bakso bakar tusuk ini adalah Hasbullah Hasan Hanafi. Lewat bendera usaha D’Time Bakso Bakar di Klaten, Jawa Tengah, Hasbullah mulai menggeluti usaha ini sejak tahun 2004. Dia kemudian menawarkan peluang kemitraan usaha pada Agustus 2014.

Saat ini, D’Time Bakso Bakar sudah memiliki 101 cabang dan mitra yang tersebar di Subang, Purwakarta, Klaten, Bandung, Semarang, Purworejo, Solo, Jember, Madiun, dan Banyuwangi. D’Time Bakso Bakar menawarkan jajanan sehat olahan daging dan ayam berupa bakso dan sosis.

Kelebihan produk D’Time Bakso Bakar adalah dari bakso dan bumbu yang dijajakan merupakan resep buatan sendiri dan ada yang tanpa MSG. Jika ingin bergabung, ada berbagai paket investasi yang ditawarkan mulai Rp 3,5 juta, Rp 6 juta (paket booth standar), Rp 7,5 juta (paket booth motor), Rp 8,5 juta (paket booth umbrella) dan Rp 12 juta (paket booth gazebo).

Fasilitas yang didapat pada paket-paket ini relatif sama, yakni bahan baku awal aneka bakso dan sosis, bumbu dan alat promosi. Hanya saja, paket termurah tidak mendapatkan booth, sementara paket lainnya mendapatkan booth sesuai paket dan mendapat peralatan lebih lengkap.

Dia juga menawarkan kerjasama sebagai agen perwakilan daerah kabupaten senilai Rp 30 juta dan agen perwakilan lima kabupaten dan kota seharga Rp 130 juta. Untuk perwakilan satu provinsi, paket investasinya sebesar Rp 300 juta.

Agen perwakilan daerah ini mendapatkan masing-masing 10 booth−30 booth yang bisa dijual kepada mitra di bawahnya. Agen perwakilan biasanya membuka beberapa gerai sendiri. Pusat tidak mengutip biaya royalti, namun mitra usaha harus membeli bahan baku bakso seharga Rp 48.000 per kilogram (kg). Dia menyarankan mitra memilih tempat usaha di keramaian tempat anak muda berkumpul.

Harga jual bakso bakar dibanderol Rp 2.000 per tusuk. Dari gerai yang sudah beroperasi, rata-rata omzet sekitar Rp 800.000 hingga Rp 1 juta per hari dengan menjual sekitar 400 tusuk sampai 500 tusuk bakso. Sehingga omzet tiap gerai bisa mencapai Rp 30 juta per bulan. Sehingga jangka waktu balik modal tergantung paket investasi yang dipilih.

Erwin Halim, Pengamat Bisnis dari Proverb Consulting berpendapat, pasar camilan bakso masih baik. Namun, calon mitra usaha harus cermat memilih paket serta lokasi dan menghitung balik modal dari laporan keuangan milik pusat.

Contoh Outlet

 

 

Info Kemitraan

D’Time Bakso Bakar

Jln. Ngemplak Karanglo, Klaten, Jawa Tengah.

Hp: 085712956000

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/memilih-tawaran-paket-bakso-bakar-1
Comments
Loading...