Waralaba Hello Traveller

Waralaba Hello Traveller

Mengisi hari libur dengan mengunjungi tempat-tempat wisata sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Bisnis agen perjalanan alias tour and travel agent semakin berkembang. Pemain di bisnis ini juga gencar menawarkan kemitraan.

Salah satunya adalah PT Hallo Wisatawan Indonesia dengan brand Hello Traveller di Jakarta Timur. Usaha biro perjalanan ini sudah dibuka sejak 2002 silam. Saat itu, mereka hanya melayani pembelian langsung dari konsumen.

Empat tahun lalu, tepatnya tahun 2010, mereka mulai menggunakan sistem penjualan online. Hello Traveller melayani seluruh pemesanan tiket transportasi, mulai pesawat, kereta, sewa kendaraan, pemesanan hotel, dan paket tur.

Hello Traveller resmi menawarkan kerjasama keagenan sejak 2010 lalu. Ada tiga paket yang ditawarkan, yakni paket sub agen senilai Rp 1,5 juta, paket agen senilai Rp 2,5 juta, dan paket cabang. Dalam kerjasama ini, baik sub agen maupun agen akan mendapat fasilitas sistem pemesanan tiket online.

Hingga saat ini, jumlah agen sudah mencapai 2.800 unit. Mayoritas agen mereka berada di wilayah Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Sejak 2012, Hello Traveller menawarkan paket kantor cabang senilai Rp 450 juta. Saat ini, sudah ada enam mitra yang mengambil paket ini. Beberapa di antaranya berada di Jakarta, Semarang, dan Surabaya.

Sejak menawarkan paket kantor cabang 2012 lalu, Hello Traveller sudah tidak melayani pemesanan tiket oleh konsumen. Hello Traveller fokus melayani agen, sub agen, dan mitra. Dalam paket kantor cabang, mitra mendapat seluruh perlengkapan kantor, tiga karyawan, branding, izin usaha, sistem online, dan perlengkapan lainnya. Mitra kantor cabang diberi kewenangan mencari agen sendiri.

Investasi Rp 450 juta dalam paket ini sudah termasuk royalty lima tahun. Bila ingin memperpanjang masa kerjasama, mitra hanya perlu membayar Rp 180 juta. Mitra hanya perlu menyiapkan enam karyawan tambahan dan tempat seluas 55 meter persegi. Total pendapatan mitra diprediksi Rp 60 juta per bulan. Ada pun komisinya sekitar 2,5% dari omzet dengan masa balik modal sekitar tiga tahun.

Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi KADIN, Amir Karamoy, menilai, masa balik modal bisnis travel agent memang lama karena berbasiskan komisi, sehingga marginnya tidak besar. Potensi pasar di industri ini masih menjanjikan.

Hanya, persaingannya semakin ketat karena bermunculan pemain baru. Mitra yang hendak bergabung harus memperhatikan pelanggan atau channel yang dimiliki. Bila mitra tidak mempunyai channel akan sulit bertahan bila hanya mengandalkan konsumen baru.

Info Kemitraan

Hello Traveller

Jl. Raden inten II No. 60 Jakarta Timur

HP: 082135881611

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/menjelajahi-peluang-bisnis-agen-wisata
Comments
Loading...