Waralaba Kimia Farma Menambah Gerai Baru

Waralaba Kimia Farma Menambah Gerai Baru

PT Kimia Farma (Persero) Tbk ingin mengerek pertumbuhan bisnis secara lebih signifkan. Perusahaan farmasi pelat merah tersebut ingin menghadirkan dua pabrik baru dan mengakuisisi tiga rumah sakit. Proses pembangunan dua pabrik baru masih berlangsung hingga kini. Kedua pabrik berlokasi di Jawa Barat, yakni Banjaran (Bandung) dan Cikarang (Bekasi).

Demi mengejar target pertumbuhan dobel di tahun ini, Kimia Farma mendorong segmen penjualan ritel. Perusahaan tersebut menargetkan penambahan 200 gerai baru hingga tutup tahun 2018. Selama Januari hingga Juli lalu, Kimia Farma merealisasikan pembukaan 105 gerai baru. Sampai bulan ketujuh tahun 2018, mereka memiliki lebih dari 1.000 apotek, 522 klinik kesehatan dan 10 gerai optik.

Selain segmen bisnis ritel, Kimia Farma memacu dua segmen bisnis lain. Mengintip laporan keuangan per 30 Juni 2018, Kimia Farma memiliki empat kategori. Adapun segmen ritel dan distribusi menjadi dua kontributor penjualan dengan catatan penjualan masing-masing lebih dari Rp 1 triliun (lihat tabel).

Kimia memasarkan beragam produk meliputi obat generik, obat ethical-lisensi-narkotik, obat bebas atau over the counter (OTC), bahan baku serta pil KB dan alat kesehatan. Obat ethical menyumbang penjualan terbesar hingga lebih dari Rp 1,2 triliun. Obat ethical  hanya dapat diperoleh dengan resep dokter atau dibeli di apotek dengan tanda khusus.

Menurut materi paparan publik pada 19 April 2018, Kimia Farma telah mengembangkan tiga bisnis non-inti, yakni Hotel Moxy (Bandung), Hotel Matraman (Jakarta) dan Rumah Sakit Saharjo (Jakarta). Mereka juga bekerjasama dengan Dawaa Medical Limited Company asal Arab Saudi, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan BUMN lain.

Source http://industri.kontan.co.id/ http://industri.kontan.co.id/news/menanti-racikan-bisnis-kimia-farma?utm_source=dable
Comments
Loading...