Waralaba Lokal Dibatasi, Waralaba Asing Untung

Waralaba Lokal Dibatasi, Waralaba Asing Untung

Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kadin Amir Karamoy menilai pembatasan jumlah kepemilikan gerai waralaba minimarket (toko swalayan) menjadi maksimal 150, justru berpotensi menguntungkan toko modern asing.

Saat ini toko modern yang dikuasai asing jumlahnya belum ada yang mencapai lebih dari 150 unit, sehingga Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68/M-DAG/PER/10/2012 Tentang Waralaba itu sama sekali tidak berdampak kepada mereka.

Dalam Permendag No. 68/M-DAG/PER/10/2012. Tentang Waralaba Untuk Jenis Usaha Toko Modern disebutkan jumlah maksimal gerai yang yang dapat dimiliki seorang pengusaha ritel tanpa adanya kemitraan adalah 150 gerai. Jika pengusaha tersebut ingin menambah jumlah gerainya.

Maka minimal 40 persen dari jumlah gerai tambahannya wajib diwaralabakan ke pihak lain. Sementara 60 persen sisanya dapat dimiliki langsung oleh si pemilik toko modern. Dengan pemberlakuan itu, Amir mengatakan perusahaan toko modern. Dipaksa untuk mewaralabakan gerainya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menjual kelebihan gerainya. Misalnya untuk pemasaran dan rekrutmen.

Amir berharap pemerintah juga memperhatikan nasib perusahaan lokal yang terlanjut memiliki ribuan gerai, misalnya dengan pemberian insentif agar pengusaha lokal dapat lebih mudah mewaralabakan kelebihannya dalam lima tahun ke depan.

Salah satu perusahaan toko modern yang terkena dampak pemberlakukan Permendag terbaru itu adalah PT Indomarco Prismatama atau Indomaret. Yang telah menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan kebijakan pemerintah tersebut.

Direktur Pemasaran Indomaret, Wiwiek Yusuf pada awal November lalu menyebutkan bahwa dari 7.000 gerai yang dimiliki Indomaret saat ini. Sekitar 37 persen sudah diwaralabakan. Sehingga tinggal 3-4 persen lagi yang akan diwaralabakan dalam waktu lima tahun ke depan.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart juga telah menyatakan akan mewaralabakan kelebihan gerai yang dimilikinya untuk memenuhi ketentuan tersebut. Alfamart hingga akhir September 2012 tercatat sebanyak 6.585 gerai. Terdiri dari 4.672 gerai milik sendiri dan 1.913 gerai waralaba. Sehingga perusahaan itu akan mewaralabakan 661 gerai selama lima tahun. Agar memenuhi ketentuan jumlah gerai yang harus diwaralabakan sebanyak 2.574 gerai.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/bisnis/82373-kadin-waralaba-lokal-dibatasi-waralaba-asing-untung.html
Comments
Loading...