Waralaba Madina Steak

Waralaba Madina Steak

Tidak semua waralaba atau kemitraan steak mampu bertahan dan berjalan lancar. Pada Mei 2010, Madina Steak masih belum memiliki mitra. Begitu juga dengan saat ini. Menurut sang pemilik Mona Nasution, hal ini disebabkan oleh lokasi usahanya yang berada di pinggiran Jakarta. Namun, sekarang ini, ia sedang memproses permintaan satu kemitraan kedai steaknya.

Mona masih menawarkan paket investasi yang sama. Investasi awal untuk membuka kedai Madina Steak hanya Rp 20 juta. Dengan investasi yang terhitung mini dibandingkan dengan dua waralaba steik lainnya, Mona menyediakan peralatan masak, perlengkapan promosi, identitas usaha seperti banner, pelatihan karyawan, dan bahan baku awal untuk mitranya.

Madina Steak tidak mengenakan biaya royalti. Namun, mitra wajib memesan bahan baku berupa bumbu dasar dari gerai pusat.Dengan target penjualan 30 porsi per hari dan harga jual antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per porsi. Mona menargetkan balik modal dalam tempo enam bulan.

Mona pesimistis dengan usaha steiknya karena lokasinya yang berada di pinggiran ibukota. Dulu, Mona mempunyai dua gerai Madina Steak milik sendiri di Jalan TB Simatupang dan Jalan Poltangan, Jakarta Selatan. Namun kini, gerainya tinggal satu, di Poltangan.

Mona menjelaskan, ia kesulitan tenaga kerja. Selain itu, belakangan, dia sibuk mengurus kemitraan Chicken Crispy dan Burger Jakarta, sehingga tidak bisa fokus sepenuhnya untuk mengurus warung steiknya. Chicken Crispy dan Burger Jakarta kini sudah ada lebih dari 150 mitra.

Source Waralaba Madina Steak Madina Steak
Comments
Loading...