Waralaba Maslaha Jel-99

Waralaba Maslaha Jel-99

Kini banyak beredar icepack sebagai pengganti es batu untuk menjaga keawetan makanan atau minuman baik untuk industri maupun pengguna individu. Namun, produk ini lebih banyak impor dari luar negeri. Peluang inilah yang ditangkap oleh sekelompok anak negeri yang menciptakan pendingin portable, yaitu Dadang Suherman, Agus Widarba, Gagah Candra Pradipta dan Riyanto lewat bendera usaha PT Bhakti Nusa Bahtera (BNB).

Produk mereka bernama Maslaha Jel-99. Setelah diuji coba selama sejak 2011, Maslaha mendapat hak paten dari HAKI dan kini sedang proses pematenan internasional dari World Intelectual Property Organization (WIPO). PT BNB kini mulai membuka tawaran keagenan.

Produk ini khusus untuk sektor perikanan, meski tidak menutup kemungkinan jika dipakai untuk produk lain. Produk impor biasanya bertahan 6 jam-8 jam seharga Rp 50.000 per unit. Sementara Maslaha bisa tahan 48 jam dan harganya Rp 15.000 per unit dan bisa didinginkan ulang. Selain menjual, Maslaha Jel-99 juga bisa menyewakan harian dengan harga Rp 200 per unit.

Ada dua tipe paket keagenan yakni depo dan agen. Pada paket depo, mitra menyewakan dan juga menjual produk Maslaha ke konsumen. Ada dua paket, yakni depo hemat 1 senilai Rp 33 juta dan depo hemat 2 seharga Rp 64 juta. Fasilitas depo hemat 2 yakni mendapat 1.000 unit Maslaha dan 4 unit freezer dengan kapasitas masing-masing 130 unit. Sedangkan depo paket hemat 2 mendapat 2.000 unit Maslaha dan delapan unit freezer.

Untuk paket agen, mitra membangun keagenan di titik-titik potensial dan menjualkan produk ke depo. Ada tiga jenis paket, yaitu agen grade A, agen grade B, dan agen emerald. Paket grade A mendapat 16.667 unit Maslaha senilai Rp 220 juta. Pada paket grade B, mitra mendapat 8.333 unit dengan nilai investasi Rp 112 juta. Paket agen emerald seharga Rp 856 juta, akan mendapatkan 44.000 unit Maslaha dan freezer jumbo. Selain menyewakan, agen bisa menggunakan Maslaha untuk kepentingan sendiri. Sebab kapasitas untuk paket terakhir setara dengan membangun cool storage.

Untuk paket emerald, omzet menyewakan 22.000 unit Maslaha saja sekitar Rp 132 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya operasional seperti tagihan listrik, gaji karyawan serta depresiasi harga barang, Dadang menghitung balik modal akan dicapai kurang dari setahun.

Khoerusalim Ikhsan, pengamat waralaba mengatakan, produk ini memiliki peluang berkembang karena sifatnya yang inovatif. Hanya saja, pangsa pasar produk ini masih terbatas pada pelaku usaha perikanan. Jika pusat mengembangkan pasar hingga semua lapisan masyarakat membutuhkan produk ini, usaha di bidang ini memiliki peluang berkembang lebih masif.

Info Kemitraan

PT Bhakti Nusa Bahtera

Jalan Jomegatan No 393, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

HP: 081268770278

Source Waralaba Maslaha Jel-99 Maslaha Jel-99
Comments
Loading...