Waralaba Mie Cowboy

Waralaba Mie Cowboy

Mi menjadi salah satu santapan populer di Indonesia. Buktinya, selalu ada citarasa mi yang khas dari setiap daerah. Inilah yang membuat potensi bisnis mi begitu besar. Sejumlah pelakunya menawarkan kemitraan.  Zulfikar Fatwa yang membuka gerai mi awal tahun 2015. Melihat besarnya animo pelanggan, ia membuat konsep baru sekaligus menawarkan kemitraan dengan nama Mie Cowboy pada Mei 2016.

Pada Agustus 2016, Zulfikar baru membuka 15 gerai mitra. Kini, sudah ada 60 gerai mitra di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ovik, menargetkan untuk menambah 30 gerai mitra. Selain itu, dia ingin memperluas jangkauannya ke Jakarta, Bandung dan Jawa Barat.

Paket kemitraan Mie Cowboy saat ini dibanderol Rp 10 juta. Ada kenaikan Rp 5 juta dari penawaran awalnya pada 2016. Fasilitas yang diperoleh mitra, booth, seragam karyawan, papan promosi, kompor, teflon panggang, tempat merebus, bahan baku, dan pelatihan cara pembuatan.

Menu andalan Mie Cowboy adalah mi dengan topping ayam jamur atau daging panggang. Saat penyajian, mi tak hanya direbus, tapi juga dipanggang agar ada kesan sebagai masakan Amerika. Kemasannya unik bagian luarnya terdapat informasi tentang grup band ternama. Desainnya selalu berganti setiap bulan. Keunikan lainnya terlihat pada kostum karyawan. Mereka tampil ala koboi, lengkap dengan rompi dan topi.

Bila tahun lalu hanya menawarkan empat varian rasa makanan Amerika, pada 2018 Mie Cowboy akan menawarkan 18 varian rasa dengan menambahkan konsep Makanan Jepang dan Indonesia. Harga mi per box mulai Rp 10.000–Rp 15.000 untuk semua topping. Selain makanan, Mie Cowboy menjajakan minuman juga seperti es kopi durian, lemon tea, green tea, kopi espresso, dan sebagainya. Minumannya dijual Rp 5.000 per gelas.

Ovik menargetkan dalam sehari mitra bisa menjual 50–70 porsi menu makanan maupun minuman. Target omzet sekitar Rp 700.000 per hari. Perkiraannya empat hingga lima bulan sudah balik modal. Pusat tak akan memungut royalti. Tapi, mitra harus belanja bahan baku berupa mi dan topping dari pusat.

Kendala yang kerap ia hadapi mitra yang bekerja hanya sekedar coba-coba. Oleh karena itu, dia cukup selektif memilih mitra. Selain itu, lokasi usaha yang strategis masih menjadi kendala bagi usaha ini. Hingga kini, dia pun masih mempertimbangkan kerjasama dengan ojek online, karena ada perubahan harga.

Erwin Halim, pengamat waralaba dari Proverb Consulting menilai bisnis mi akan terus berkembang dan punya potensi luas bagi pelaku usaha. Hal ini karena varian mi banyak sekali, ditambah tersedia berbagai rasa dan topping yang dapat ditawarkan kepada  konsumen. Meskipun persaingan sangat ketat, namun konsumennya hampir seluruh rakyat Indonesia, jadi potensi sangat besar sekali.

Adapun soal potensi kemitraan mi, Erwin bilang, bisnis kemitraan akan tergantung bagaimana gerai acuan atau prototype pelaku usaha pusat. Calon mitra akan melihat seberapa saktinya gerai acuan yang akan didirikan nanti. Kalau kurang menarik penjualannya tentunya akan pikir-pikir lagi. Semua orang tahu untuk membuat mi tidak sulit, namun membuat mi yang enak dan banyak disukai mayarakat itu yang sulit.

Oleh karena itu, Erwin menyarankan, agar kemitraan usaha terus bertahan pelaku usaha pusat harus bisa melatih para mitra untuk menjaga kualitas rasa dan meningkatkan keunikan dari produk mi yang sudah ada. Semua kualitas baik dari topping, ukuran minuman, bahan baku harus diperhatikan.

Selain itu, yang paling penting adalah layanan dari pegawai yang ramah, sehingga bisa membuat konsumen betah. Setiap merek berbeda kemampuan membuka cabang atau kemitraannya, Erwin lihat ini sangat tergantung dari strategi dan kemauan dari pemilik untuk memasarkan kemitraan dan produk dari bisnis mereka.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

AlamatBlok 6F, Jl. Simo Hilir Utara XVI Blok 6F No.21, Simomulyo, Suko Manunggal, Kota SBY, Jawa Timur 60281
Telepon0813-3413-4255
Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ http://peluangusaha.kontan.co.id/news/masih-ada-potensi-mengulur-laba-mi?page=2 https://www.google.co.id/search?sa=X&biw=1280&bih=844&q=mie+cowboy+alamat&stick=H4sIAAAAAAAAAOPgE-LVT9c3NEw2McnLLcrK1pLNTrbSz8lPTizJzM-DM6wSU1KKUouLAe8vs-0wAAAA&ved=0ahUKEwih3JCk7dvYAhXPq5QKHcQ0AwMQ6BMIezAP
Comments
Loading...