Waralaba Nandawash Laundry

Waralaba Nandawash Laundry

Pelaku usaha lainnya adalah Andri Kristanto di Ngawi, Jawa Timur. Mendirikan usaha binatu Nandawash akhir tahun 2004, setahun kemudian tawaran kemitraan diluncurkan. Pada Mei 2016, Nandawash memiliki 39 gerai yang tersebar di Ponorogo, Magetan, Surabaya, Gresik dan area Jawa Tengah lainnya. Sementara gerai milik pusat berlokasi di Ngawi.

Kini, mitra yang bergabung telah bertambah menjadi 55 mitra. Bertambah 20 mitra dari Mataram, Balikpapan, Medan dan Papua. Dengan banyaknya kompetitor yang bermunculan, paket kemitraan yang ditawarkan masih diminati calon mitra di seluruh Indonesia.

Tawaran kemitraan Nandawash masih sama sejak awal. Pertama, paket senilai Rp 25 juta. Mitra mendapat perlengkapan usaha seperti mesin cuci, setrika uap, mesin pengering, bahan baku seperti deterjen, pelatihan usaha, dan perlengkapan usaha.

Kedua, paket investasi senilai Rp 35 juta. Mitra akan mendapat perlengkapan usaha yang sama dengan jumlah lebih banyak. Mitra juga berhak menjadi distributor tapi bukan tunggal. Ketiga, paket investasi senilai Rp 50 juta.

Mitra mendapat perlengkapan usaha yang sama dengan paket sebelumnya dengan jumlah yang lebih banyak. Pada paket ini mitra juga berhak menjadi distributor tunggal bahan baku di satu kota untuk mitra di daerah tersebut.

Kerjasama kemitraan ini tidak mengutip biaya royalti maupun franchise fee. Namun, pusat mewajibkan mitra membeli bahan baku deterjen dan pewangi ke pusat. Disamping paket investasi kemitraan, Andri membuka paket pelatihan untuk supplier yang membuka outlet untuk memproduksi sabun cair dan pewangi laundry.

Andri menyebut tarif jasa Nandawash pun masih sama. Untuk paket binatu reguler atau dua hari selesai dihargai Rp 3.500 per kg, paket kilat Rp 5.000 per kg dan paket ekspres sekitar 6 jam-9 jam selesai seharga Rp 8.000 per kg. Sementara untuk harga cuci bed cover, baju pengantin, tikar dan lainnya Rp 35.000 hingga Rp 150.000 per unit.

Andri mengaku, sengaja tidak merubah paket investasi ataupun tarif jasa agar tetap menarik minat calon mitra dan konsumen datang ke gerai. Dia mengaku, tidak ada kendala berarti yang dihadapi dalam menjalankan usaha ini. Tahun ini, Andri menargetkan bisa menggandeng 25 mitra baru. Agar mencapai target, ia aktif melakukan pemasaran melalui sosial media.

Source Waralaba Nandawash Laundry Nandawash Laundry
Comments
Loading...