Waralaba Piramizza

Waralaba Piramizza

Tawaran kemitraan pizza satu ini cukup menarik perhatian. Produk pizza yang dicetuskan oleh Ramadhan Yasmanto tahun 2008 ini tidak bulat seperti pizza pada umumnya, melainkan berbentuk kerucut seperti es krim.

Sebelum ditawarkan kepada investor, pada tahun 2009, ia terlebih dulu membuat lima gerai percontohan di Surabaya. Dalam perjalanannya, manajemen Piramizza beralih dari Ramadhan ke Hendy Setiono. Hendy yang berkerabat dengan Ramadhan adalah pemilik PT Baba Rafi Indonesia, perusahaan yang juga memiliki sejumlah merek waralaba lain.

Di tangan Hendy, usaha waralaba Piramizza berjalan cukup pesat. Pasalnya, Hendy menawarkan sistem waralaba yang berbeda. Setiap calon mitra cukup menyetorkan modal investasi sebesar Rp 200 juta tanpa harus menjalankan operasional atau manajemen. PT Baba Rafi yang akan bertindak sebagai manajemen dalam menjalankan operasi gerai.

Hanya dengan dana Rp 200 juta itu, investor bisa mendapatkan lima gerai sekaligus. Tak heran, jika kemitraan yang ditawarkan tersebut laris manis, bak kacang goreng. Manajemen Baba Rafi tak mengenakan biaya royalti.

Tapi, Baba Rafi menjalankan sistem bagi hasil bersama mitra dengan komposisi 50:50 dari laba bersih yang didapat dari lima gerai yang beroperasi. Respon masyarakat sangat bagus, gerai mitra mencapai 30 unit di bulan keempat ketika kami buka. Lantaran calon mitra banyak yang datang, manajemen kewalahan melayani permintaan tersebut. Akhirnya, pengelola Piramizza mengubah konsep kemitraannya. Dari awalnya bisa mendapatkan 5 gerai, kini investor Piramizza hanya mendapatkan satu gerai.

Sebagai konsekuensinya, Baba Rafi menurunkan biaya investasinya dari Rp 200 juta menjadi Rp 45 juta. Tapi, itu hanya berlaku untuk wilayah Jawa. Untuk calon mitra yang berada di luar Jawa, Baba Rafi mengenakan tambahan biaya untuk pengiriman peralatan dan pelatihan pegawai. Biaya tambahan berkisar Rp 5 juta-Rp 10 juta tergantung jarak kotanya.

Selain itu, kini manajemen Piramizza mengutip supporting fee dari mitra untuk kontrol kualitas dan pengelolaan sebesar 5% dari omzet tiap bulan. Rizky bilang, dengan omzet tiap gerai per bulan Rp 12 juta, mitra bisa balik modal sekitar 1,7 tahun.

Dengan sistem baru ini, Piramizza mampu menggaet sekitar 30 mitra. Saat ini sudah ada 60 gerai Piramizza yang tersebar di Jabodetabek, Medan, Surabaya, Malang dan Pekanbaru. Baba Rafi rajin menambah variasi produk. Selain piza kerucut, gerai Piramizza juga menjual burger, hotdog, sandwich yang semuanya dipanggang dan Piramizza mini bernama java con. 

Dengan semua pembaharuan itu, manajemen berharap merek Piramizza bisa terus bertahan di sektor kuliner Indonesia. Tahun ini kami masih terus melakukan edukasi pasar terhadap produk Piramizza yang ditawarkan.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Alamat: Ruko Manyar Garden Regency Kav 29-30 J. Ngindensemolo 109 Surabaya
Telepon: 031-5999975

Source Waralaba Piramizza Loyang bisnis piza yang bikin ngiler
Comments
Loading...