Waralaba Pizza Van Java

Waralaba Pizza Van Java

Pada 2011 tawaran kemitraan dari Pizza Van Java asal Cirebon, Jawa Barat. Kala itu, Pizza Van Java masih memiliki 11 gerai, delapan di antaranya milik mitra. Saat ini, Pizza van Java mengalami pertambahan mitra dari delapan mitra menjadi 11 mitra. Sementara gerai milik sendiri masih tetap tiga. Jadi, cabang Pizza Van Java kini ada 14 cabang, semuanya ada di sekitar Cirebon, Jawa Barat.

Pertumbuhan jumlah mitra dan bisnis Pizza Van Java tergolong lamban. Ia berdalih, pihaknya belum berencana melebarkan sayap bisnis ini keluar dari Cirebon. Untuk mempertahankan pasar dan meningkatkan jumlah mitra. Pizza Van Java berusaha menjaga kualitas produk. Tujuannya agar pelanggan tidak lari ke tempat lain, dan adanya pelanggan baru.

Pizza Van Java juga gencar melakukan promosi lewat media online. Agar pelanggan terpikat, gerai piza ini tidak menaikkan harga yakni sebesar Rp 13.000-Rp 30.000 per loyang. Biaya investasi juga tidak mengalami perubahan. Pertama, paket investasi Rp 25 juta. Di paket ini, mitra akan memperoleh fasilitas pelatihan karyawan selama tiga hari, satu unit booth lengkap dengan peralatan masak.

Ada bahan baku awal, paket promosi, freezer dan seragam. Kedua, paket investasi Rp 75 juta. Untuk paket ini, selain fasilitas seperti paket pertama, juga ada tambahan bonus alat produksi piza dan hak supplier Pizza Van Java, termasuk tiga unit boks motor.

Dengan masa kerja sama selama lima tahun, Apik mengatakan, mitra paket kedua juga berhak menjadi master franchise. Omzet rata-rata mitra saat ini stabil di angka Rp 600.000 sampai Rp 850.000 per hari. Salah satu menu andalan Pizza Van Java adalah Fruit Javanesse Pizza. Menu ini memiliki khas topping buah-buahan tropis. Seperti pisang, jeruk, juga jagung.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Apik S Rijal
085659848496
082115678678
Zico
085295630330
Email:
franchiseholic@yahoo.com
pizzavanjava@yahoo.com
Yahoo Messenger:
http://www.franchiseholic-indonesia.com
http://www.pizzavanjava.com
Source Waralaba Pizza Van Java Peluang piza tak sehangat dulu lagi
Comments
Loading...