Waralaba Roti Bakar Bandung 99

Waralaba Roti Bakar Bandung 99

Roti bakar sudah menjadi makanan yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Dengan segmen pasar yang luas, usaha roti bakar terus berkembang, terutama di kota besar. Bahkan, tak sedikit gerai roti bakar yang menawarkan usaha ini dengan sistem waralaba atau kemitraan.

Namun, kini sistem kemitraan tidak cukup membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya. Hal itu terlihat dari beberapa pewaralaba yang tidak berhasil menambah jumlah mitra usahanya selama beberapa tahun terakhir.

Salah satunya adalah Roti Bakar Bandung 99 asal Bali. Bisnis roti bakar saya stagnan. Sampai sekarang jumlah mitra masih ada dua. Berdiri sejak tahun 2012,  Roti Bakar Bandung 99 resmi menawarkan kemitraan tiga bulan berselang.

Sejak menawarkan kemitraan hingga saat ini, jumlah mitra usahanya hanya ada dua. Mitra usaha tersebut tidak bertambah sejak tahun lalu. Sementara gerai milik sendiri ada lima. Anas Rul Muktafi, pemilik Roti Bakar Bandung 99 mengakui, bisnis roti bakarnya cenderung stagnan alias jalan di tempat. Bahkan ada satu mitra usaha saya menutup gerai.

Kendala utama yang menghambat perkembangan bisnisnya adalah adalah sulitnya mencari karyawan yang mau bekerja menjaga gerai roti bakarnya. Bali pusat pariwisata Indonesia, jadi banyak masyarakatnya lebih memilih bekerja sebagai karyawan perusahaan hotel atau tempat hiburan.

Anas juga mengaku terkendala pasokan roti yang kadang kurang dari jumlah yang dibutuhkan. Menurutnya, dalam sehari ia dan mitra usahanya membutuhkan minimal 280 pieces roti atau 7.000 pieces roti perbulannya. Kadang supply roti tidak mencapai segitu.

Untuk mengembangkan bisnis kemitraannya, Anas mengaku tetap akan membuat inovasi dengan meluncurkan varian menu baru. Di antaranya roti sandwich atau roti isi es krim. Ia menilai, varian rasa roti bakar yang hanya memakai selai-selai biasa membuat tampilan rasanya monoton dan sulit berkembang.

Selama ini, ia menyediakan 20 varian selai, seperti selai kacang, cokelat, nanas, dan lainnya. Karena kendala yang dihadapi tidak sedikit, Anas mengaku akan fokus mengelola tujuh gerai yang sudah dan belum mau menambah mitra lagi.

Dalam kemitraan ini, paket investasi Roti Bakar Bandung 99 masih berkisar Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Mitra ditergatkan  bisa mengantongi omzet mulai Rp 5juta smapai Rp  6 juta perbulan. Dengan laba bersih berkisar Rp 1 juta Rp 1,5 juta per bulan, mitra bisa balik dalam dua bulan sampai tiga bulan.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Web. http://rotibakarbandung99.blogspot.co.id/

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-roti-bakar-tidak-hangat-lagi-1 http://rotibakarbandung99.blogspot.co.id/
Comments
Loading...