Waralaba Sate Ayam BK Ponorogo

Waralaba Sate Ayam BK Ponorogo

Waralaba Sate Ayam BK Ponorogo ini menyasar kalangan menengah dan saat itu mereka sudah memiliki tujuh cabang. Tiga di antaranya milik sendiri, dan empat lainnya merupakan terwaralaba, masing-masing ada di Yogyakarta dan Jakarta.

Saat ini, bisnis waralaba Sate Ayam BK Ponorogo mulai meredup. Semua terwaralaba sudah gulung tikar, sehingga tinggal mengandalkan gerai milik sendiri. Saat ini, tiga cabang milik sendiri masih tetap beroperasi. Sate Ayam BK Ponorogo saat ini juga sudah tidak lagi menawarkan waralaba. Pasalnya, Sate BK Ponorogo sedang melakukan konsolidasi ke dalam. Ia sedang membenahi usaha ini dari dalam.

Utomo mengaku alasan penutupan gerai milik mitra lantaran tak punya tenaga kerja yang andal. Banyak tenaga kerja yang hanya keluar masuk. Ke depan, Sate Ayam BK Ponorogo akan menghindari format kerja sama dalam bentuk gerobak atau sistem membuka gerai sendiri.

Berdasarkan pengalaman lalu, format kerja sama semacam itu tidak manjur. Sate Ayam BK Ponorogo akan menjajaki konsep mini resto di mana mereka langsung membuka restoran untuk menjajakan satai miliknya. Selain itu, Utomo juga sedang mengkaji menawarkan menu satai ke restoran-restoran yang sudah ada. Mereka akan menggunakan sistem kerja sama dengan sejumlah restoran untuk menjajakan satai yang mereka buat.

Sate Ayam BK Ponorogo menawarkan sistem waralaba dengan franchise fee Rp 20 juta untuk lima tahun. Selain itu, calon mitra harus menyediakan dana segar senilai Rp 10 juta untuk membeli gerobak dan perlengkapan operasional lain.

Sate Ayam BK Ponorogo memungut royalty fee sebesar 5% dari omzet, dan marketing fee sebesar 3% yang mulai dipungut pada bulan keempat pasca-beroperasi. Mitra juga wajib membeli 5 kilogram bumbu satai dan 10 kg bumbu kacang untuk kebutuhan operasional.

Seorang calon mitra minimal harus menyediakan dana untuk investasi awal Rp 40 juta untuk membuka usaha Sate Ayam BK Ponorogo. Mitra dijanjikan balik modal dalam satu tahun asal omzet Rp 13 juta per bulan, dengan asumsi penjualan rata-rata 300 – 400 tusuk per hari. Harga satai Rp 1.400 per tusuk atau Rp 14.000 seporsi (10 tusuk).

Contoh Outlet

Info Lengkap Hubungi

Jl. Rungkut Mapan FA-9, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

Source Waralaba Sate Ayam BK Ponorogo Kebul asap waralaba satai kian tipis
Comments
Loading...