Waralaba Sate Buntel Gen Tuman

Waralaba Sate Buntel Gen Tuman

Kota Solo memiliki kuliner khas, yakni sate buntel. Makanan ini terbuat dari daging kambing yang dibalut dengan lemak, kemudian dibakar. Daging dibentuk jadi buntelan dan disajikan dengan bumbu sederhana, yakni bawang dan merica.

Meskipun berasal dari Solo, jenis kuliner ini juga sudah ada di daerah-daerah lain. Di Bekasi, adalah Yahya Zaid yang memulai berbisnis kuliner  ini, yaitu pada awal 2010. Ia mengusung brand Sate Buntel Gen Tuman. Yahya menawarkan peluang kemitraan dua tahun kemudian.

Kini, Gen Tuman memiliki tujuh gerai di Jabodetabek. Rinciannya, enam gerai milik mitra, dan satu milik sendiri. Gen Tuman hanya menawarkan satu paket investasi, yaitu yang besarnya mencapai Rp 20 juta. Di paket ini mitra mendapatkan booth, freezer box, bakaran sate, brosur, seragam karyawan, dan bahan baku awal.

Mitra bisa meraup omzet Rp 700.000-Rp 800.000 per hari. Omzet bulanan mitra sekitar Rp 21 juta-Rp 24 juta. Dengan target laba bersih mencapai 40%, mitra bisa balik modal 4-6 bulan. Pria asli Solo ini menyajikan menu sate buntel kambing, sate buntel sapi, tongseng ayam, tongseng sapi, dan sate ayam di tiap gerainya.

Menu tersebut dibanderol Rp 15.000-Rp 25.000 per porsi. Kata Yahya, produk yang diangkat Gen Tuman bukan tren baru, tapi sudah relatif lama populer sebagai kekayaan kuliner nusantara. Ia tidak memungut biaya royalti dari mitra. Namun, mitra harus membayar fee brand sebesar Rp 2,5 juta pada tahun pertama. Untuk tahun berikutnya, mitra akan dikenakan biaya perpanjangan fee brand dengan nilai yang disesuaikan pada tahun berikutnya.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Sate buntel Gen Tuman

Alamat : Jl. KH. Agus Salim no. 111, Bekasi Timur. (sebelah SPBU)

Delivery order : (021) 9915-0717

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/gen-tuman-mencari-mitra http://bekasistreetfood.blogspot.co.id/2013/02/sate-buntel-gen-tuman.html
Comments
Loading...