Waralaba She Mella

Waralaba She Mella

Pamor bisnis es krim belum memudar. Bisnis ini tetap diminati karena peluang pasarnya besar. Hampir semua kalangan suka mengudap es krim, baik anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Salah satu pemain bisnis ini adalah Rifqi Sp yang mengusung brand She Mella asal Surabaya, Jawa Timur.

Untuk membedakannya dari para kompetitor, bisnis es krimnya dijalankan dengan konsep moko alias mobil toko. Dengan konsep moko ini, bisnis es krimnya bersifat mobile (bergerak). Ia bisa menawarkan es krim di mana pun.

Jangkauan pasarnya bisa semakin luas. Untuk menarik minat konsumen, ia juga menyediakan menu lain selain es krim, seperti kebab dan burger. Jadi pelanggan bisa memesan es krim sekaligus dengan burgernya. Rifqi membanderol es krim Rp 2000 – Rp 5.000 per cup.

Sementara burger dan kebab dibanderol mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Harga jual She Mella sangat bersaing. Untuk mengembangkan usahanya, mulai tahun ini, She Mella resmi menawarkan kemitraan usaha.

Sejak ditawarkan hingga saat ini, She Mella telah memiliki dua mitra di Sidoardjo, Jawa Timur. Dalam kerjasama kemitraan ini, ada paket investasi senilai Rp 70 juta. Investasi itu sudah termasuk fasilitas mobil. Mobil yang kami berikan berupa mobil VW Combi.

Selain itu ada juga fasilitas peralatan es krim, burner, kitchen set, pisau, tabung elpiji, kompor gas dua mata tungku, lima botol saus, dua stick gorengan, supit, wajan teflon, bahan baku awal, dan trainning. Tentunya mobil ini akan dirancang layaknya toko berjalan.

Untuk brand, mitra dibebaskan mengusung merek sendiri. Kemitraan ini tidak memungut franchise fee dan royalty fee. Bila mitra juga ingin berjualan burger atau kebab, maka mitra harus merogoh biaya tambahan untuk bahan baku minimal Rp 6 juta per bulan.

Mitra diperkirakan bisa meraup omzet sekitar Rp 30 juta hingga Rp 45 juta per bulan. Syaratnya, mitra harus beroperasi minimal 12 jam dalam sehari. Dengan laba sekitar 30%, mitra diperkirakan sudah bisa balik modal sekitar satu tahun sejak beroperasi.

Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar menilai, persaingan bisnis es krim sudah sangat ketat. Selain harus bersaing dengan merek-merek lokal dan baru, para pengusaha es krim juga harus bersaing dengan mereka ternama, seperti Wall’s dan Campina.

Peluang bertahan di bisnis ini masih terbuka. Asalkan citarasanya enak, makanya hal ini penting diperhatikan dalam bisnis es krim. Citarasa es krim ini juga harus disesuaikan dengan pangsa pasar yang akan diibidik. Jika menyasar anak-anak, maka rasa es krim disesuaikan dengan selera anak-anak.

She Mella yang mengusung konsep moko itu cukup unik. Menurutnya, konsep itu sudah pas terutama penggabungan es krim dengan beberapa pilihan menu di luar es krim, seperti burger, hot dog, kebab, roti bakar atau camilan lain.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

She Mella

Jl KH Mas Mansyur No. 137 Surabaya, Jawa Timur

HP: 087855655559

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ http://peluangusaha.kontan.co.id/news/tak-pusing-menjajakan-es-krim-keliling
Comments
Loading...