Waralaba Siomay Bang Mandor

Waralaba Siomay Bang Mandor

Usaha siomay lainnya adalah Siomay Bang Mandor asal Jakarta. Usaha ini didirikan Paulus Eko sejak Desember 2012. Pasar siomay yang tinggi membuat Paulus mantap menawarkan waralaba Siomay Bang Mandor pada Juni 2013.

Tingginya pasarternyata tidak membuat jumlah mitra Siomay Bang Mandor bertambah sejak Kontan pernah ulas pada Maret 2016. Saat ini gerai Siomay Bang Mandor tetap berjumlah 10 gerai, yang terdiri dari tiga gerai milik pusat dan tiga gerai milik mitra. Gerai Siomay Bang Mandor tersebar di wilayah Jabodetabek.

Penyebab tidak bertambahnya mitra Siomay Bang Mandor karena rata-rata karyawan kurang kooperatif. Selain itu, ketidaksabaran dalam berusaha juga menjadi penyebab adanya gerai mitra yang tutup. Dalam satu bulan belum capai target sudah tutup.

Meski jumlah mitra belum bertambah dalam setahun belakangan ini, Paulus masih optimis bisnis siomay masih punya prospek bagus. Pasar untuk siomay masih terbuka lebar, karena siomay termasuk kuliner abadi yang selalu dicari seperti bakso, pempek, dan mie ayam.

Karena tak ada penambahan mitra baru, Paulus juga tak mengemas perubahan harga paket investasi Siomay Bang Mandor. Saat ini, dia masih menawarkan paket Siomay Bang Mandor senilai Rp 3,5 juta dan Rp 5 juta. Dengan paket investasi tersebut, mitra akan mendapat 2.000 porsi bahan baku, perlengkapan dan peralatan usaha, pelatihan karyawan dan booth. Perbedaan dua paket terletak pada booth saja. Kemitraan ini tidak dipungut biaya royalti.

Demikian juga dengan harga jual siomay, masih tetap sama. Siomay Bang Mandor dibanderol Rp 15.000 per porsi dengan isi lima buah siomay. Sementara harga modal siomay sebesar Rp 2.000 per biji. Meski begitu Paulus membebaskan mitranya untuk menetapkan harga. Dia  juga memberi kebebasan kepada mitranya untuk menyiapkan kentang, tahu, kol, dan telur rebus sendiri, agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Siomay Bang Mandor hanya menggunakan bahan baku  ikan tenggiri. Terkadang hal ini bisa memunculkan kendala, saat stok ikan tenggiri tidak stabil lantaran cuaca kurang bersahabat. Ketika cuaca tidak bersahabat dan datang badai, suplai ikan tenggiri ke usahanya jadi macet. Maklum usaha milik Paulus masih kalah saing dengan pemesan ikan tenggiri dari perusahaan besar.

Paulus menargetkan hingga akhir tahun, dia bisa menggandeng lima mitra baru Siomay Bang Mandor. Untuk mencapai target tersebut, Paulus gencar melakukan inovasi, khususnya dalam promosi marketing. Salah satunya Paulus menerapkan penghargaan bagi mitra yang berhasil melakukan pemesanan lebih dari 50.000 biji siomay dalam satu tahun. Kelak, mitra tersebut akan mendapat liburan gratis.

Paulus juga menerapkan komisi royalti rekomendasi. Dalam konsep ini, mitra yang merekomendasikan orang lain untuk bermitra dengan Siomay Bang Mandor akan mendapat komisi sebesar 10%. Saat mitra baru tadi sudah mulai order, berapapun orderan mitra baru tadi akan dikali Rp 100 per pieces untuk royalti bagi mitra yg merekomendasikan.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Source Waralaba Siomay Bang Mandor Siomay Bang Mandor
Comments
Loading...