Waralaba Soto Semarang Songo Songo

Waralaba Soto Semarang Songo Songo

Soto Semarang Songo Songo sudah berdiri sejak 1999. Pertama sekali hadir di Jalan Imam Bonjol No. 99 Salatiga, Jawa Tengah. Soto Semarang resmi menawarkan kemitraan pada tahun 2009. Pada Mei 2011soto Semarang belum punya mitra. Saat ini, kondisinya juga masih sama alias belum memiliki mitra.Satriyo Yudiarto, pemilik Soto Semarang mengaku masih optimistis bisa mendapatkan mitra tahun ini.

Satriyo mengklaim, selama ini sudah ada calon mitra yang berminat bekerja sama. Namun, mereka tak mau memakai brand Soto Semarang Songo Songo karena harus mengeluarkan biaya tambahan lagi. Apalagi masa kontraknya hanya setahun.

Bila ada calon mitra yang keberatan, kini pihaknya bersedia menegosiasi ulang biaya kemitraan yang nilainya Rp 25 juta ini. Dalam kemitraan ini, mitra akan mendapatkan hak penggunaan merek selama setahun, perlengkapan usaha, dan promosi. Mitra diwajibkan membeli bumbu soto dari kantor pusat.

Setiap bungkus bumbu soto dibanderol Rp 50.000 yang bisa dipakai untuk 60 porsi. Tiap porsi soto ayam dijual ke pembeli seharga Rp 5.000. Harga jual ke konsumen ini sebenarnya cukup bervariasi. Selain Rp 5.000 per porsi, juga ada paket soto dan gorengan yang dijual Rp 7.500 per porsi. Selain itu, ada juga paket soto, gorengan, dan sate yang dibanderol Rp 9.500 per porsi. “\Paket-paket harga itu masih bisa nego lagi.

Dengan asumsi omzet rata-rata per hari sebesar Rp 500.000 hingga Rp 700.000, mitra bisa balik modal dalam waktu tiga bulan. Satriyo sendiri mengaku, saat ini rata-rata omzetnya dalam sehari mencapai Rp 800.000 per hari – Rp 1 juta. Omzet ini meningkat dari tahun lalu yang masih berkisar Rp 500.000 – Rp 700.000 per hari.

Info Lengkap Hubungi 

Jalan Imam Bonjol No. 99 Salatiga, Jawa Tengah

Source Waralaba Soto Semarang Songo Songo Soto Semarang Songo Songo
Comments
Loading...