Waralaba Takoyaku

Waralaba Takoyaku

Syafril Angga Saputra mendirikan Takoyaku pada Desember 2010 silam. Dua bulan berselang, Angga mulai menawarkan kemitraan dengan nilai investasi Rp 5,5 juta. Ia tak mengutip royalty fee. Jika mitra ingin memperpanjang masa kemitraan, Angga memungut biaya sebesar Rp 750.000 tiap tahun.

Angga mematok harga produk Rp 7.000 hingga Rp 8.000 untuk empat takoyaki. Ia menawarkan empat varian rasa takoyaki, yakni original, spicy, double cheese, dan mix. Jika mitra bisa menjual 35 porsi per bulan atau mencapai omzet Rp 7,65 juta, dalam tiga bulan modal mitra bisa kembali.

Ia menargetkan tahun ini bisa merangkul 50 mitra baru di Pulau Jawa. Kelak, Angga ingin membuat mini restoran berkonsep Jepang, tak lagi booth seperti sekarang. Konsultan bisnis, Peni Rahayu menyarankan agar Takoyaki mematok royalty fee yang tepat supaya bentuk promosi bagi mitra jelas. Dengan begitu, kelangsungan hidup mitra-mitra terjamin. Kalau tidak, reputasi usaha bisa jatuh. Soal nilai investasi yang murah, bisa jadi cara Takoo! dan Takoyaki memang bisa menjaring banyak mitra.

Source Waralaba Takoyaku Takoyaku
Comments
Loading...