Waralaba Umiku Burger

Waralaba Umiku Burger

Usaha makanan asal Amerika Serikat ini didirikan oleh Namruddin pada tahun 2006. Pada awal membuka kemitraan di tahun 2008, pertumbuhan usaha burger yang berada di bawah naungan CV Cinta Umiku ini terbilang pesat. Di tahun pertamanya, brand ini memiliki sekitar 27 gerai yang tersebar di Jabodetabek.

Pada Januari 2013, Umiku Burger telah memiliki 178 gerai. Eloknya, gerai ini tak hanya tersebar di Jabodetabek, tapi sudah merambah ke luar Jawa, seperti Riau dan Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam dua tahun terakhir, kepak sayap usaha Umiku Burger melambat. Pada 2013, Umiku burger hanya bertambah empat gerai menjadi 182 gerai. Dalam dua tahun terakhir, jumlah mitra cuma bertambah sedikit. Banyaknya pebisnis burger membuat persaingan usaha ini makin ketat.

Konsep gerai Umiku burger menggunakan booth. Ada tiga menu utama yang ditawarkan: burger, crepes, dan ayam goreng atau fried chicken. Harga jual produk Umiku Burger telah berubah. Harga burger yang pada 2013 dibanderol Rp 9.000 per porsi, kini Rp 13.000 per porsi. Paling mahal Rp 15.000 untuk ukuran jumbo.

Kenaikan harga jual burger, dipicu naiknya harga bahan baku. Karena itu, untuk mengantipasi lonjakan harga, Umiku Burger membuat varian isi burger, seperti burger daging sapi dan daging ayam. Harga bahan baku sering naik turun.

Bukan cuma harga jual burger, nilai investasi yang ditawarkan Umiku Burger juga berubah seiring meroketnya harga bahan baku dan peralatan berjualan. Tapi Saugi, hanya dua paket dari tiga paket yang berubah, yakni paket standar yang awalnya senilai Rp 7 juta menjadi Rp 7,5 juta dan paket mobile dari Rp 6,5 juta menjadi Rp 8 juta. Paket eksklusif senilai Rp 15 juta tidak berubah sama sekali.

Mitra di luar kota akan mendapatkan bahan baku dari master kemitraan di sana. Tentunya, mitra utama itu telah mendapat pelatihan memproduksi bahan baku dari kantor pusat. Umiku burger memberi izin mereka untuk menjualnya ke mitra yang ada di wilayahnya. Umiku tidak menerapkan sistem royalti ke mitra. Saugi mengklaim, mitra bisa meraup omzet Rp 500.000-Rp 1,5 juta per hari. Dengan laba bersih sekitar 20%, estimasi mitra bisa balik modal kurang dari setahun.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Source Waralaba Umiku Burger http://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-burger-keteter-bahan-baku
Comments
Loading...