Waralaba Zahfy Kebab

Waralaba Zahfy Kebab

Bisnis di bidang kuliner memang gak ada matinya. Bukan hanya yang berhubungan dengan jenis makanan besar, usaha kuliner jajanan pun memiliki prospek menjanjikan. Hal tersebut telah dibuktikan Hefni Tri S, dengan kebab Zahfy yang telah dirisntis sejak tahun 2008.

Dengan pengalaman membangun usaha ayam goreng dan bebek, Tri mengaku tidak terlalu sulit untuk membangun usaha kebab. Apalagi prospek usaha jajanan khas Timur Tengah ini sangat menjanjikan, membuat Zahfy Kebab berkembang dengan cepat.

Zahfy Kebab Utamakan Pelayanan dan Rasa Khas

Karena mengusung kuliner khas Timur Tengah, mengharuskan Tri melakukan beberapa penyesuaian cita rasa sesuai denga lidah  masyarakat Indonesia. Selain rasa, Zahfy juga mengutamakan pelayanan dan kecepatan dalam penyajian.

Ada beberapa pilihan menu yang ditawarkan diantaranya Kebab Regular, Kebab Telur, Burger Kebab, Hotdog Kebab dan Roti Maryam/Cane. Semua menu tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 20 ribu.

Banyaknya permintaan kerja sama dari konsumen yang telah mencicipi citra rasa Zahfy Kebab membuat Tri memutuskan untuk membuka kerja sama kemitraan / waralaba Zahfy Kebab ditahun 2008. Selain mempersiapkan system, Zahfy Kebab juga telah memiliki berbagai perizinan usaha mulai dari merek hingga terdaftar di dinas kesehatan untuk produk yang ditawarkan. Guna memberikan pilihan bagi masyarakat, Zahfy Kebab menawarkan 3 tipe kerja sama mulai dari tipe Booth dengan investasi Rp 30 juta, outlet Rp 45 juta hingga tipe Foodcourt/Resto Rp 65 juta.

Dengan investasi tersebut mitra akan mendapatkan berbagai keperluan usaha mulai dari gerai/konter, pemanggang, perlengkapan, paket promosi, bahan baku awal, system operasional, training karyawan, SOP (Standard Operating Procedure), hingga berbagai keperluan lainnya. Dalam kerja sama ini, Tri tidak menarik royalty maupun franchise fee dari mitra dengan kontrak kerja sama selama 5 tahun. Hanya saja mitra wajib membeli bahan baku utama seperti roti tortilla sesuai kebutuhan pada pewaralaba (pemilik merek). Sedangkan untuk bahan baku lain bisa diperoleh dari supplier yang telah ditunjuk hingga pasar terdekat. Untuk perpanjangan kontrak, mitra cukup membayar 50% dari investasi awal.

Bicara mengenai balik modal, mitra Zahfy kebab bisa balik modal dalam waktu 9-10 bulan. Balik modal tersebut bisa tercapai dengan asumsi omset yang didapat sebesar Rp 450 ribu per hari untuk tipe booth, Rp 550 ribu untuk tipe outlet, dan omset sebesar Rp 800 ribu per hari untuk tipe foodcourt.

Agar asumsi balik modal tercapai, selain membantu mempromosikan para mitra.  pewaralaba Zahfy Kebab juga memberikan criteria tempat usaha yang cocok seperti daerah kampus, sekolah, kompleks perumahan, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata, terminal bandara, stasiun, apartmen dan lain-lain.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, selain telah memiliki sekitar 50 mitra di seluruh Indonesia. tak heran bila Zahfy Kebab telah mendapat berbagai penghargaan mulai dari Penghargaan “IFRA” Kementrian Perdagangan Dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Juni 2011 hingga penghargaan Wirausaha Muda Mandiri tahun 2011, Finalis Nasional Kategori Alumni Bidang Usaha Boga dan berbagai penghargaan lainnya.

Kendala dan Prospek Usaha

Selama menjalankan usaha kebab ini, Tri mengatakan hampir tidak ada kendala yang berarti dalam menjalankan usaha. Bahkan dengan berbagai kelebihan yang dimiliki produk Zahfy Kebab semakin berkembang hingga sekarang.

Contoh Zahfy Kebab

Informasi Lebih Lanjut

ZAHFY KEBAB
Jl. Raya Hankam, Jatimelati
Tlp: 081399176197
Website: http://zahfykebab.blogspot.co.id

Source waralaba zahfy kebab zahfy kebab
Comments
Loading...