Warga Halau Ritel Waralaba Swasta

Warga Halau Ritel Waralaba Swasta

Salah satu sasaran yang hendak dicapai oleh pemerintahan Jokowi – JK melalui Program Nawacita adalah menggerakkan perekonomian masyarakat. Hingga di tiap pelosok desa di Indonesia. Melalai program Membangun Desa. Pemerintahan Jokowi – JK menggelontorkan Dana Desa untuk mewujudkan konsep itu. Salah satu dari sekian banyak hasilnya, hadir di Desa Sokaraja Kulon.

Bentuknya sendiri adalah kehadiran toko ritel modern yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Soka Mandiri (BSM). Toko ritel itu berdiri di kawasan strategis Jalan Raya Suparjo Rustam, Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.

BUMDes Sokaraja Kulon sendiri telah berdiri pada September 2015 dengan dua unit usaha lain, yaitu unit usaha simpan pinjam dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Center. Toko ritel merupakan unit usaha yang ketiga dari BUMDes Berkah Soka Mandiri.

Total anggaran untuk pendirian toko ritel BUMDes BSM mencapai Rp600 juta. Dengan rincian investasi bangunan sekitar Rp350 juta dan isi minimarket sebanyak Rp200 juta rupiah. Dana pembangunan fisik berasal dari APBDes tahun 2015, 2016 dan 2017. Sementara, untuk pengadaan barang di toko berasal dari APBDes 2018. Sebesar Rp120 juta dan Rp80 juta dari masyarakat.

Pendirian toko ritel ini sendiri tak sekadar mencari keuntungan komerisal (profit oriented-red) belaka. Tapi sekaligus juga menjadi strategi pemberdayaan bagi masyarakat setempat. Misalnya saja lewat rekruitmen karyawan yang mensyarakatkan mereka harus berasal dari Desa Sokaraja Kulon. Bukan itu saja, toko ritel juga menjadi jejaring warung ke RT atau warung milik masyarakat.

Toko ritel BUMDes Berkah Soka Mandiri juga mengaku telah memiliki dukungan sistem dan manajemen dari Kopkun (Koperasi Konsumen-red) Purwokerto. Sistem itu memudahkan BUMDes BSM untuk mengatur rantai stok, distribusi barang, dan sistem penggajian. Termasuk melayani warung-warung warga yang menjadi mitra usaha grosiran.

Jaringan toko ritel antardesa akan segera diinisiasi dalam forum BUMDes se-Banyumas. Sehingga semua desa akan memiliki toko serupa. Bila jaringan ritel desa terbentuk, maka toko-toko ritel waralaba besar akan segan masuk ke desa.

Tentu saja praktik inovatif dari BUMDes Sokaraja Kulon ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Banyumas. Bahkan bagi desa lainnya di Indonesia. Khususnya bagi desa-desa yang masih bingung dalam mengembangkan usaha, dapat meniru langkah BUMDes Sokaraja Kulon ini.

Source https://infonawacita.com/ https://infonawacita.com/gara-gara-pemerintahan-jokowi-jk-warga-halau-ritel-waralaba-swasta/
Comments
Loading...